Inilah 7 Ilmuwan Indonesia yang Dapat Pengakuan Dunia

Banyak yang belum tahu, ada sejumlah ilmuwan Indonesia yang dapat pengakuan dunia karena hasil temuan dan inovasinya di dunia ilmu pengetahuan!

Mereka dianggap sebagai orang-orang yang berkontribusi banyak dalam perkembangan ilmu pengetahuan di Indonesia dan juga dunia.

Namun, di Indonesia sendiri mereka justru kurang dikenal. Sehingga banyak yang belum mengetahui kiprah mereka di dunia ilmu pengetahuan ini.

Padahal prestasi dan hasil karya mereka ini banyak bermanfaat bagi kehidupan manusia dan akan menginspirasi banyak anak muda untuk mengikuti jejak mereka.

 

1. Prof. Dr. Khoirul Anwar

Pada tahun 2010, Khoirul Anwar menemukan konsep dua Fast Fourier Transform (FFT) dan sudah menjadi standar International Telecommunication Union (ITU)!

Sebagai informasi, ITU merupakan salah satu komponen teknologi 4G LTE. Temuannya ini diketahui memang sukses meningkatkan kecepatan transmisi data.

Bahkan temuannya ini sudah dipatenkan. Hingga hari ini setidaknya Khoirul Anwar sudah punya tiga paten di dunia telekomunikasi.

 

2. Dr. Yogi Ahmad Erlangga

Yogi Ahmad Erlangga dikenal sebagai salah satu penemu rumus matematika yang didasarkan pada persamaan Helmholtz.

Dirinya pun dinobatkan di Belanda sebagai doktor matematika terapan dan dikenal dunia lantaran sukses memecahkan persamaan Helmholtz untuk kepentingan pencarian minyak bumi.

Tidak tanggung-tanggung, hasil temuannya diklaim membantu ribuan insinyur minyak jadi bisa bekerja lebih cepat dengan akurasi yang tinggi.

 

3. Dr. Warsito Purwo Taruno

Penemuan dari Warsito Purwo Taruno sempat viral di Indonesia beberapa tahun yang lalu. Penemuan teknologi canggih miliknya adalah alat pemindai (ECVT) 4 dimensi (4D).

Dirinya selain dikenal pernah menjabat sebagai ketua dewan penasehat Institute for Science and Technology Studies. Juga ketua Masyarakat Ilmuwan Teknolog Indonesia (MITI).

Baca Juga  Jadwal Seleksi dan Pendaftaran CPNS Terbaru 2021, Lengkap dengan Syarat dan Pengumuman!

Warsito juga memiliki hak paten pada Electrical Capacitance Volume Tomography (ECVT). Bahkan dirinya menjadi penemu yang mengembangkan EVCT 4 dimensi pertama di dunia!

Penemuannya inipun digunakan untuk pemindaian pada dinding pesawat ulang-alik pada misi perjalanan ke luar angkasa!

 

4. Prof. Josaphat T. S. Sumantyo

Josaphat ‘Josh’ Tetuko Sri Sumantyo dikenal sebagai penemu radar 3 dimensi yang sangat membantu dalam mentransmisikan informasi untuk navigasi pesawat.

Bahkan temuannya ini sudah digunakan di sejumlah negara di dunia dan kerap dipakai untuk memprediksi cuaca.

Dirinya pun sudah meraih beragam penghargaan di bidang antena, sensor, dan radar. Seperti Nanohana Competition Award, Nanohana Venture Competition Award, dan Chiba University President Award.

 

5. Dr. Johny Setiawan

Ilmuwan sekaligus astronom terkemuka asal Indonesia, Johny Setiawan, dikenal sebagai penemu dari beberapa planet baru dan yang paling terkenal adalah planet HIP 13044 b.

HIP 13044 b adalah planet luar tata surya mirip Yupiter yang mengorbit bintang HIP 13044. Terletak sejauh 2.000 tahun cahaya dari Bumi.

Fakta menarik lainnya adalah dirinya merupakan lulusan doktor termuda dari Albert Ludwigs University of Freiburg, Jerman

Bahkan sejak tahun 2003, Johny menjadi satu-satunya ilmuwan non Jerman yang pernah menjabat sebagai Ketua Tim Proyek Max Planck Institute for Astronomy, di Heidelberg, Baden-Wurttemberg, Jerman, wow!

Beberapa planet lainnya yang pernah ia temukan selain HIP 13044 b adalah planet HD 47536 b, HD 11977 b, HD 47536 c, HD 70573 b, HD 110014 b, hingga TW Hydrae b.

6. Dr. Eniya Listiani Dewi

Eniya Listiani Dewi merupakan salah satu peneliti asal Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Indonesia. Dirinya diketahui menemukan sel bahan bakar baru yang memakai unsur Vanadium!

Baca Juga  Jadwal Seleksi dan Pendaftaran CPNS Terbaru 2021, Lengkap dengan Syarat dan Pengumuman!

Dari hasil penemuan hebat tersebut, perempuan yang menyelesaikan gelar doktor dari Fakultas Aplikasi Kimiawi, Polimer, Katalis dan Sel Bahan Bakar Waseda University, Jepang ini meraih beragam penghargaan.

Seperti penghargaan Mizuno Award dan Koukenkai Award dari Waseda University tempat di mana dirinya menempuh pendidikan hingga gelar Doktor di tahun 2003.

7. Dr. Joe Hin Tjio

Joe Hin Tjio adalah ahli genetika kelahiran Pekalongan yang mematahkan asumsi kalau manusia normal memiliki 48 buah kromosom yang sudah ada selama lebih dari 50 tahun!

Faktanya, jumlah kromosom pada manusia hanya 46 buah bukan 48 buah. Penelitiannya ini dilakukan di laboratorium Institute of Genetics of Sweden’s University of Lund.

Selanjutnya temuannya dipublikasikan di Hereditas, jurnal ilmiah Denmark, Norwegia, dan Swedia. Jurnal genetika yang terkemuka saat itu.

Jangan salah! Temuannya sangat penting lantaran menjadi acuan perhitungan yang pertama dan definitif gen yang menentukan garis keturunan seseorang.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *